Kamis, 10 Januari 2019

Kalibrasi Camera Stereo Menggunakan Fungsi Stereo Camera Calibrator pada Matlab

Stereo Vision adalah proses mengekstraksi informasi 3-D dari berbagai tampilan 2-D dari suatu pemandangan. Visi stereo digunakan dalam aplikasi seperti sistem bantuan pengemudi tingkat lanjut dan navigasi robot di mana visi stereo digunakan untuk memperkirakan jarak aktual atau kisaran objek yang menarik dari kamera. Informasi 3-D dapat diperoleh dari sepasang gambar, juga dikenal sebagai pasangan stereo, dengan memperkirakan kedalaman relatif dari titik-titik dalam adegan. Perkiraan ini diwakili dalam peta kesenjangan stereo, yang dibangun dengan mencocokkan titik-titik yang sesuai dalam pasangan stereo.

Jumat, 19 Oktober 2018

Gaussian Blur OpenCV : Cara Blur Sebagian Gambar daripada Seluruh Gambar

Pada tutorial ini, kita akan belajar cara memberikan efek blur pada titik tertentu dari sebuah gambar. Disini kita akan menggunakan region of interest pada sebuah gambar. Fungsi blur yang akan kita gunakan adalah Gaussian Blur. Untuk informasi lebih lengkap mengenai Gaussian Blur, kamu dapat membuka link berikut GaussianBlur() . Contoh penulisan program gaussian blur :


Berikut adalah hasil dari contoh program di atas :


Lalu bagaimana cara untuk memberikan efek blur pada titik-titik tertentu daripada blur seluruh gambar seperti gambar di atas? Caranya adalah menggunakan fungsi Rect(). Untuk informasi lebih lanjut dapat membuka link sebagai berikut Operator Rect() . Dengan menggunakan fungsi Rect ini, kita dapat mengatur titik mana saja yang akan kita blur. Untuk melakukan itu kita harus tahu koordinat pixel yang akan kita blur. Seperti contoh pada gambar dibawah ini :


Pada program diatas, koordinat awal (x,y) yang kita pakai adalah (0,0) dengan width = 400 dan length = 340. Maksudnya adalah, dari koordinat x = 0 melebar ke kanan sebanyak 400 dan dari koordinat y = 0 memanjang ke bawah sebanyak 340. Setelah itu, fungsi rect yang sudah dideklarasikan tadi dimasukkan ke fungsi GaussianBlur(). Berikut adalah contoh hasil dari program di atas.


Gambar yang mengalami efek blur hanya sebagian sesuai dengan koordinat yang telah ditentukan. Kita juga bisa membuat lebih dari satu fungsi Rect pada sebuah gambar. Contoh program di bawah ini :


Berikut adalah hasilnya, dapat dilihat perbedaan dari kedua gambar. Gambar (a) adalah gambar asli dan gambar (b) adalah gambar hasil GaussianBlur.
Gambar (a)
Gambar (b)

Mungkin untuk kali ini hanya itu, terima kasih sudah mampir di blog saya. Tunggu update tutorial selanjutnya. Thank you :)




Reference :
https://docs.opencv.org/2.4/modules/imgproc/doc/filtering.html#gaussianblur
https://docs.opencv.org/2.4/modules/core/doc/basic_structures.html#id6


Senin, 02 September 2013

ALGORITMA PEMROGRAMAN

Kata algoritma berasal dari latinisasi nama seorang ahli matematika dari Uzbekistan Al Khawārizmi (hidup sekitar abad ke-9), sebagaimana tercantum pada terjemahan karyanya dalam bahasa latin dari abad ke-12 "Algorithmi de numero Indorum". Pada awalnya kata algorisma adalah istilah yang merujuk kepada aturan-aturan aritmetis untuk menyelesaikan persoalan dengan menggunakan bilangan numerik arab (sebenarnya dari India, seperti tertulis pada judul di atas). Pada abad ke-18, istilah ini berkembang menjadi algoritma, yang mencakup semua prosedur atau urutan langkah yang jelas dan diperlukan untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Masalah timbul pada saat akan menuangkan bagaimana proses yang harus dilalui dalam suatu/sebuah sistem (program) bagi komputer sehingga pada saat eksekusinya, komputer dapat bekerja seperti yang diharapkan. Programer komputer akan lebih nyaman menuangkan prosedur komputasinya atau urutan langkah proses dengan terlebih dahulu membuat gambaran (diagram alur) diatas kertas.





Kamis, 06 September 2012

Inilah Pemusnahan Masal Itu

Hari belum lagi siang benar ketika sebuah pesawat terbang B-29 melayang di atas kota Hiroshima tanggal 6 Agrustus 1945 Sampai di atas Ruma sakit shima,pukul 8.15 pagi waktu setempat  pesawat yang terbang pada ketinggian sekitar 10 ribu 7neter itu tiba-tiha “bertelur” lalu -melayang turun dengan cepat. Di ketinggian 580 meter, telur hitam pekat sepanjang 10 kaki dan diameter 28 inci tersebut meledak di atas rumah sakit sekitar 300 meter dari jernbatan Aioi itu.
Sontak keriuhan di rumah sakit Yang hangat digantikan suara mengelegar ledakanya setara 15 ribu ton TNT dan panas yang dipancarkan melewati 1 juta derajat Celcius (C). Jauh lebih tinggi dari suhu maksimum pengeboman konvensional yang “hanya” mencapai 5.0001J C. Sepersejuta detik kemudian, pijaran api menjilat udara. Dan, satu detik berselang, sebuah bola api raksasa berdiameter sekitar 280 m membumbung ke langit.
Tak hanya rumah sakit, seluruh kota Hiroshima seperti lebur. Dalam radius tiga kilometer dari pusat ledakan, tak ada sesuatu yang bisa diselamatkan. Awan panas yang amat sangat disertai ledakan dan radiasi dari Uranium-235 langsung mengantarkan sekitar 100 ribu nyawa menghadap Tuhan, saat itu juga. Sampai akhir 1945, korban ini masih bertambah hingga sekitar 140 ribu jiwa. Sekitar 85 persenbangunan, tumbuhan dan lansekap kota hancur lebur, rata dengan tanah. Lebih dari 95 persennya terbakar dan luluh lantas akibat sapuan gelombang panas yang mencapai Batas stratosfir.
Faktanya, dari semua kehancuran dan kemusnahan itu, 50 persen adalah akibat efek ledakan, 35 persen dari panas yang luar biasa panas, dan 15 persen oleh gelombang radiasi. Ini adalah sebuah pemusnahan massal spontan pertama yang pernah terjadi di muka Bumi.
Gelombang panas
Setelah sedetik ledakan, suhu udara di permukaan tanah di bawah bola api raksasa berdiameter 280 m, setara dengan 5.000c) C. Sampai radius 600 m, suhu masih berkisar 2.000° C. Dengan panas sedemikian tinggi, dalam jarak 1,2 km seseorang akan langsung rusak dan terbakar. Tidak hanya kulit, namun juga jaringan dan seluruh organ tubuhnya. Sedang dalam jarak 3 km, kulit akan terbakar dan meleleh. Jika tidak meninggal seketika, dapat dipastikan akan meninggal dalam beberapa hari.
Tak hanya itu, tekanan udara di seputar pusat ledakan mencapai 35 ton/m2, sedang angin yang dihasilkan mencapai 440 m/detik. Anomali ciptaan manusia ini akan membuat semua bangunan kayu dan tumbuhan dalam radius 2 km lebur. Manusia yang diterjang akan diterbangkan ke angkasa lalu dihempaskan kembali. Ledakan yang ditimhulkan Little Boy menimbulkan kebakaran besar di Hiroshima, berlangsung mulai pukul 10 pagi hingga pukul 3 pagi esok harinya.
Gelombang radaesi
Hanya sampai di situkah penderitaan rakyat Hiroshima? Ternyata tidak. Bahaya lain yang mematikan secara laten terus mengikutinya. Tak hanya mereka yang menjadi saksi hidup, namun juga anakcucunya. Bahaya laten yang disebabkan oleh radiasi zat radioaktif, Uranium-235 yang bersinar amat-sangat terang dan merambat cepat, bercampur dengan udara yang terhisap dalam tubuh.
Radiasi berjalan mengikuti, dari pertama born meledak sampai pasca letusan hingga waktu yang lama. Saat horn meledak, radiasi awal yang jumlah sinarnya sangat luar biasa terang diperkirakan menjadi penyebah tewasnya separuh dari seluruh korban. Terutama yang berjarak 1 km dari hiposenter.
Empat bulan berikutnya, giliran mereka yang terkena radiasi akut akan diregang ajal. Di awali dengan beberapa penyakit akihat radiasi seperti sel-sel dan organ bagian dalam yang rusak dan kacau, rambut akan rontok hingga hilangnya kekebalan tubuh.
Kebakaran yang luar biasa juga menyebabkan lidah api dan angin puyuh yang men uju Barat Laut. Sejurus kemudian
menghasilkan awan radioaktif dan hujan selama 20-30 menit. Airnya berwarna hitam pekat akibat bercampur debu radioaktif. Orang yang bersinggungan dengan air teradiasi tersebut, walau jauh dari hiposenter, juga akan terkena dampak radiasi dalam jangka waktu tiga bulan.
Penyakit radiasi
Dampak lanjutan dari radiasi zat radioaktif adalah timhulnya berbagai jenis penyakit dalam tubuh. Dampak yang sangat mengerikan adalah turunnya radiasi kepada sanak keturunan, orang-orang yang sama sekali tidak mempunyai dosa atas perbuatan orang lain di masa lalu. Bahkan sampai scat ini, setelah enam puluh tahun berlalu, efek radiasi masih berlangsung. Berbagai penyakit menyeramkan yang menjadi laten pembunuh diantaranya adalah keloid, leukimia, tumor ganas (kanker) dan microchepaly.
Keloid, bekas luka di tubuh, pada korban yang berjarak dua kilometer dari hiposenter bisa sebesar 50-60 persen dari seluruh tubuh. Kebanyakan diakibatkan oleh jilatan api atau udara panas. Keloid yang makro tentu saja akan menjadi beban pisikoloit bagi penderitanya. Walau bisa dipulihkan lewat operasi plastik namun dampak psikologis dan emosional akan terus tertanam dalam jiwa korban.
Penyakit leukimia yang ditimbulkan radiasi bom atom mencapai puncaknya pada 7-8 tahun setelah peledakan. Sedihnya, penyakit kanker ganas yang menyerang darah manusia ini lebih banyak menyerang anak-anak hingga remaja. Kanker juga menyerang tenggorokan, dada, paru-paru serta kelenjar ludah. Penyakit-penyakit ini Baru terungkap pada tahun 1960-an. Jarak korban dengan hiposenter dan banyaknya radiasi yang menghantam mempengaruhi keganasan penyakit tersebut. Dalarn penelitian oleh REEF (Radiation Effects Research Foundation) dalam rentang 1950 1990, jumlah korban meninggal leukimia adalah 176 orang. Sementara akihat kanker lainnya mencapai 4.687 orang.
Radiasi juga menghantam janin. dari ibu yang terkena radiasi makro, bisa dipastikan mati di dalam kandungan atau tak lama setelah dilahirkan. Jikalau masih hidup, microchepalus sudah menunggunya. Penyakit ini membuat tengkorak mengecil sehingga otak tak bisa berkembang. Akibatnya penderita akan mengalami keterbelakangan mental.
Di Nagasaki, yang juga bernasib sama, kondisi sama-sama memilukan. Walaupun Kornan tercatat lebih sedikit, sekitar 70 ribu jiwa melayang, namun sepertiga kota pelabuhan tersehut hancur lebur.
Satu hal yang sedikit menggembirakan, dari penelitian REEF, sampai saat ini tanah dan lingkungan Hiroshima tidak teradiasi Uranium. Begitu pula Nagasaki tidak terdektsi Plutonium. Ledakan bom yang  antara 500-600 m di atas permukaan tanah menyebabkan sebagian besar unsur reaksi menyebar luas ke angkasa dan tidak terkonsentrasi di satu titik.
smpai sekarang, Hiroshima dan nagasaki masih dikategorikan sebagai daerah yang layak huni, bahkan terlihat subur dan berkembang pesat. Namun, tetap tak ada wajah yang tersenyum bila mengingat mengerikan itu.

Operation BLACK BUCK

etelah berhasil menguasai Georgia Selatan, Inggris, kemudian mengalihkan perhatiannya kepada target yang lebih penting, yaitu kepulauan Falkland.Negosiasi diplomatik mememang tidak pernah menemukan titik temu  hingga Ingris pun memutuskan akan menggelar operasi.Ungkapannya waktu singkat saja, there simpli skadrony was no other choise.
Perang Falkland dimulai  1 Mei 1982.Hal itu ditandai dengan digunakan semua sistem persenjataan, personel dikirim dan manuver lapangan bermula.Lebih tepat lagi disebutkan dengan dimulainya operasi pemboman  oleh bomber vulcan B.2 dalam misi pemboman dari Ascencion.Misi ini diberi sandi OPERATION BLACK BUCK 1 hingga 7.Jarak ke Falkland dari Kepulauan Ascencion sekitar 1.900 mil.Jarak ini kemudian dicatat sebagai jarak yang terjauh yang dilalui dalam semua operasi militer, setidaknya hingga saat itu.
Jika sedikit menganalisasi, saat itu sebenarnya Inggris tidak dalam posisi siap  berperang di Falkland.Sebagai bagian dari NATO, tentara Inggris dilengkapi dan dilatihuntuk berperang di Eropa.Sementara itu ketika di Falkland, ketiga angkatan dihadapkan kepada fakta untuk berperang “sendiri” pada jarak 8.000 mil dari tanah airnya dan dari 3.900 mil dari negara sahabat terdekat  yang mungkin bisa memberikan  bantuan dukungan logistik.Karena itu doktrin perang terpaksa diubah, agar menyesuaikan kondisi di lapangan.
Semua rencana operasi gabungan untuk AD, AL dan AU tidak berusia lama.Harus segera diubah apalagi Argentina cukup memahami taktik dan rencana operasi NATO.Akibatnya semua tentara Inggris yang terlibat dalam gugus tugas perang, harus berpikir ulang dan mengadaptasi  semua perintah baru guna memastikan bahwa perlengkapan yang digunakan efektif bekerja di lingkungan tidak bersahabat di Falkland.
Bagi AU Inggris, kekhawatiran sangat jelas menyangkut jarak yang akan ditempuh.AU benar-benar dalam kondisi siap untuk berperang di wilayah Eropa dan diatas wilayah perairan NATO.Saat bersamaan pula armada, Hercules, Nimrod, Victor dan Vulcan diperkirakan akan terbang  menembus jarak sejauh 3.900 mil, melaksanakan misi ke kembali ke pangkalan awal.
Avro Vulcan B Mk.2 pertama masuk dinas operasional pada 1960.Pesawat ini nantinya akan digantikan TOrnado, sesaat sebelum pecah Perang Malvinas.Vulcan bersosok besar dengan empat mesin dan desain delta, dikenal sebagai bomber pembawa senjata nuklir.Dengan demikian Vulcan terbang di ketinggian tinggi (high level bomber).Walau tidak melaksanakan tugasnya, sebaliknya kali ini Vulcan dihadapkan kepada kondisi no choise.
Hanya satu Vulcan yang benar-benar terbang untuk tujuh misi yang ditetapkan dalam Operation Buck 1 hingga 7. Adapun pesawat kedua disiapkan sebagai cadangan, jika ada misi pembpoman yang gagal.Untuk menerbangi jarak ini dan kembali ke base, setiap misi diisyarakatkan  harus didukung oleh 12 pesawat tanker Handley Page Victor K.2 dari Skadron 55 dan 57 serta dua Victor dan Nimrod.Selama operation Coorporate, Victor terbang lebih dari 3.000 jam dalam 600 sorti air refueling termasuk mendukung armada Harrier.Selama perebutan Georgia Selatan, Victor terbang sebagai plattform intai maritim selama 14 jam.
Selama Operation Black Buck, kehadiran Vulcan cukup menggetarkan nyali AU Argentina.Buktinya bisa dilihat dari langkah AU Argentina  menarik mundur Mirage III dari pangkalannya di selatan setelah operasi udara yang dimulai 1 Mei dengan pemboman yang ditakutkan Argentina bisa dilakukan Inggris di negaranya.
Jet tempur revolusioner Harrier sudah terbang dalam banyak sorti, walau diakui  ada banyak kemunduran pada 8 Juniketika satu peasawat melakukan pendaratan ketras hingga harus diistirahatkan untuk waktu yang lumayan lama.